Postingan

2017 Dalam Sebuah Tulisan

Gambar
Beberapa hari yang lalu tanpa sengaja aku membuka draf tulisanku “ 2016 Dalam Sebuah Tulisan ” yang kemudian menyadarkanku beberapa hal. Pertama, 2018 tanpa terasa sudah memasuki bulan keempatnya dan aku belum posting apa apa. Kedua, betapa sudah lama sekali aku tidak menulis. Seperti biasa, aku selalu memiliki banyak sekali alasan yang ku jadikan tameng mengapa-aku-tidak-pernah-menulis-lagi .   Salah satu dari sekian banyak alasan yaitu, aku merasa tidak ada sesuatu menarik yang terjadi sepanjang 2017. Jika 2016 adalah tahun yang dipenuhi banyak kejutan dan hal-hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya, maka 2017 adalah tahun yang biasa-biasa saja. Aku masih bekerja di tempat yang sama, bergabung di komunitas yang sama, dan belum membuat progress apapun untuk rencana jangka panjangku.  Rutinitasku sepanjang 2017 hampir sama setiap harinya. Bekerja hingga malam hari (tak jarang aku bekerja hingga akhir pekan), menjadi PIC Kelas di Britzone pada hari Rabu, men...

Menjadi Dua Lima

Gambar
Hari ini 3 September 2017. Raisa dan Hamish akhirnya menikah, sorak sorai perayaannya memenuhi TV dan media sosial dari kemarin dan untuk beberapa hari ke depan. Dalam egoisku, sejujurnya aku kesal sekali dengan Raisa, bukan karena ia menikahi Hamish (dia seorang Raisa, loh) namun itu artinya, sejak 3 September tahun ini, hingga 3 September tahun-tahun selanjutnya, aku harus berbagi hari bahagia yang dulunya hanya milikku seorang dengan dirinya, seorang Raisa yang dielukan semesta (karena 3 September bukan hari besar dan tak pernah dirayakan besar-besaran kecuali oleh diriku sendiri). Hari ini 3 September 2017. Aku berumur 25 tahun. (Ini sebenarnya inti ceritanya.) Banyak yang telah terjadi dalam waktu setahun terakhir. Girls Generation sudah debut 10 tahun. Song-Song Couple akan menikah. Gitasav yang dulunya hanya seorang vloger, kini sudah jadi artis, penyanyi, dan penulis buku. Kirana sudah mau masuk sekolah.   Rendy Pandugo yang dulu hanya kunikmati di soundclo...